√ Yuk, Semarakkan Syawal dengan Puasa Sunnah!
Hai teman-teman! Bulan Syawal sudah tiba! Setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan, sekarang saatnya kita menyemarakkan Syawal dengan puasa sunnah.
Puasa Syawal dilakukan selama enam hari.
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa puasa Syawal itu dilakukan selama enam hari. "Barang siapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutkannya dengan enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim no. 1984).
Masya Allah, pahalanya luar biasa ya!
Tips Puasa Syawal:
- Lakukan selama enam hari: Usahakan untuk berpuasa selama enam hari di bulan Syawal.
- Lebih utama setelah Idul Fitri: Lebih utama dilaksanakan dua hari setelah Idul Fitri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.
- Lebih utama berurutan: Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.
- Qodho' dulu: Usahakan untuk menunaikan qodho' puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.
Ibn Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, "Siapa yang mempunyai kewajiban qodho' puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho'nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho' itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal." (Lathoiful Ma'arif, hal. 391).
Jadi, jangan tunda-tunda lagi ya! Segera niatkan diri untuk berpuasa Syawal dan raih pahala yang berlimpah. Semoga Allah memudahkan kita semua.
Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kalian semakin semangat dalam beribadah!